Soearanesia.com, Anambas – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Kabupaten Kepulauan Anambas tidak hanya menyasar pembangunan fisik.
Di Desa Pian Pasir, para nelayan kini mulai dibekali pengetahuan baru tentang cara mengolah hingga memasarkan hasil laut secara digital.
Penyuluhan perikanan yang digelar Kodim 0318/Natuna bersama Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan (DPPP) Kabupaten Kepulauan Anambas di Kantor Camat Pian Pasir, Minggu (10/5/2026), disambut antusias warga pesisir setempat.
Puluhan nelayan dan pembudidaya ikan tampak aktif mengikuti materi yang diberikan.
Mereka tidak hanya belajar soal teknik penangkapan ikan ramah lingkungan, tetapi juga diajarkan strategi meningkatkan nilai jual hasil tangkapan melalui pengolahan produk dan pemasaran online.
Dandim 0318/Natuna Kolonel Inf Ruruh Sejati melalui Babinsa Sertu Saiful mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari program nonfisik TMMD ke-128 yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, potensi kelautan di Kabupaten Kepulauan Anambas sangat besar dan harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola hasil laut.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjual ikan mentah, tetapi juga mampu mengolah dan memasarkannya sendiri sehingga nilai ekonominya lebih tinggi,” kata Saiful.
Ia menegaskan, TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur desa, melainkan juga memperkuat kualitas sumber daya manusia di wilayah pesisir.
“TMMD ke-128 hadir bukan hanya membangun jalan dan fasilitas umum, tetapi juga membangun masyarakat yang mandiri dan memiliki keterampilan untuk meningkatkan ekonomi keluarga,” ujarnya.
Dalam penyuluhan itu, tim dari DPPP Anambas turut memberikan pemahaman tentang pengolahan hasil tangkapan, pembuatan pakan ikan alternatif, hingga pemanfaatan media digital untuk pemasaran produk perikanan.
Sejumlah peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi langsung terkait kendala yang mereka hadapi di lapangan, mulai dari permodalan hingga penggunaan alat tangkap modern skala kecil.
Salah seorang nelayan, Hasan (42), mengaku mendapatkan banyak wawasan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Selama ini kami melaut secara tradisional. Sekarang kami jadi tahu cara mengolah ikan supaya lebih bernilai dan cara menjualnya lewat online. Ini sangat membantu kami,” ungkap Hasan.
Kegiatan penyuluhan perikanan itu menjadi salah satu rangkaian program TMMD ke-128 yang terus berjalan di wilayah Anambas.
Melalui kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, program tersebut diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi warga pesisir secara berkelanjutan. (CJ-01)









