banner 728x250

Babinsa Pantau Harga Santan di Pasar Tarempa, Pastikan Pasokan Tetap Aman Pasca Idul Adha

Foto:Soearanesia.com/istimewa, Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna Kopda Indra Lesmana laksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama pedagang santan di pasar Tarempa, Minggu (31/5/2026).

Soearanesia.com, Anambas – Pasca perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna turun langsung ke Pasar Tarempa untuk memantau stabilitas harga santan dan ketersediaan pasokan kelapa.

Pemantauan tersebut dilakukan melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang dilaksanakan Kopda Indra Lesmana dengan para pedagang santan di pasar tradisional Tarempa, Minggu (31/5/2026).

Dalam kegiatan itu, Babinsa menyambangi lapak milik Febri, pedagang santan kelapa yang telah berjualan selama lebih dari lima tahun.

Selain menjalin silaturahmi, Babinsa juga berdialog mengenai perkembangan harga kelapa, pasokan dari petani, hingga kondisi penjualan setelah momentum hari raya.

Kopda Indra mengatakan, pemantauan pasar menjadi salah satu langkah Babinsa untuk mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan masyarakat.

“Kami turun langsung ke pasar untuk memantau harga kebutuhan pokok, termasuk santan yang banyak dibutuhkan warga. Kalau ada lonjakan harga atau kelangkaan, akan segera kami laporkan ke komando atas untuk dikoordinasikan,” ujar Kopda Indra.

Dari hasil pemantauan, harga kelapa di Pasar Tarempa masih relatif stabil. Namun, tingginya permintaan masyarakat belum sepenuhnya diimbangi dengan ketersediaan stok yang ada.

Febri mengaku pasokan kelapa yang diterima saat ini masih terbatas, sehingga terkadang kesulitan memenuhi kebutuhan pelanggan yang meningkat setelah hari raya.

“Harga masih stabil, tetapi stok kelapa yang tersedia belum mampu menutupi tingginya permintaan konsumen. Kami senang Babinsa mau datang dan berdiskusi dengan pedagang kecil seperti kami. Harapannya pasokan kelapa tetap lancar sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” katanya.

Selain memantau harga dan stok barang, Babinsa juga mengingatkan para pedagang agar menjaga kebersihan lingkungan pasar, terutama dalam pengelolaan limbah santan.

Pedagang juga diimbau untuk lebih waspada terhadap kemungkinan peredaran uang palsu yang kerap terjadi di pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut Kopda Indra, keberadaan Babinsa di tengah aktivitas pasar bukan hanya untuk menjalin kedekatan dengan warga, tetapi juga sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gejolak ekonomi di wilayah binaan.

“Pasar adalah urat nadi ekonomi rakyat. Dengan rutin melaksanakan Komsos, Babinsa dapat mengetahui kondisi riil di lapangan, mendeteksi gejolak harga lebih awal, sekaligus membantu mencarikan solusi atas kesulitan yang dihadapi pedagang kecil,” tegasnya. (CJ-01)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *