banner 728x250

Babinsa Tarempa Sambangi Produsen Es Batu di Anambas, Ingatkan Kebersihan Air dan Keselamatan Kerja

Foto:Soearanesia.com/CJ-01, Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna, Koptu Pardenande Syaputra, menyambangi tempat produksi es batu milik Rivan di Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, Minggu (21/9/2026).

Soearanesia.com, Anambas – Di balik aktivitas nelayan yang setiap hari melaut di Kabupaten Kepulauan Anambas, ada peran penting para pelaku usaha pendukung yang jarang tersorot, salah satunya produsen es batu.

Untuk memastikan kebutuhan masyarakat dan nelayan tetap terpenuhi, Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna, Koptu Pardenande Syaputra, menyambangi tempat produksi es batu milik Rivan di Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, Minggu (21/9/2026).

Kunjungan itu tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi. Dalam kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) tersebut, Babinsa juga memantau kebersihan proses produksi serta ketersediaan air bersih yang menjadi bahan baku utama pembuatan es batu.

Di lokasi, Koptu Pardenande terlihat berbincang santai dengan pemilik usaha sambil menyaksikan proses pemotongan balok es yang nantinya didistribusikan kepada pedagang ikan, warung, hingga kapal-kapal speedboat.

Menurutnya, keberadaan usaha es batu memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, khususnya para nelayan.

“Es batu ini menjadi kebutuhan penting bagi nelayan dan pedagang. Karena itu, kami ingin memastikan proses produksinya berjalan baik, termasuk dari sisi kebersihan air dan lingkungan kerjanya,” kata Koptu Pardenande.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga standar kebersihan selama proses produksi. Ia menekankan agar cetakan es, lantai produksi, hingga kebersihan pekerja selalu diperhatikan.

“Karena es batu digunakan untuk konsumsi, faktor higienis harus menjadi prioritas. Kebersihan sumber air dan proses produksinya perlu dicek secara rutin agar kualitasnya tetap terjaga,” pesannya.

Selain aspek kebersihan, Babinsa Pardenande juga mengingatkan para pekerja untuk memperhatikan keselamatan kerja.

Kondisi lantai yang basah dan licin serta penggunaan peralatan listrik dinilai memiliki potensi risiko jika tidak diawasi dengan baik.

Tak hanya itu, ia juga menyarankan agar pemilik usaha mulai mendata pelanggan tetap guna memastikan distribusi es batu kepada nelayan tetap lancar, terutama saat musim ikan ketika kebutuhan meningkat tajam.

“Kami siap membantu berkoordinasi dengan pihak terkait apabila terjadi gangguan listrik yang cukup lama. Pasokan es untuk nelayan harus tetap tersedia agar aktivitas mereka tidak terganggu,” ujarnya.

Koptu Pardenande pun menegaskan, peran Babinsa tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga mendukung aktivitas masyarakat dan pelaku usaha yang menjadi penggerak ekonomi daerah.

“Pelaku usaha seperti produsen es batu ini memiliki kontribusi besar bagi masyarakat pesisir. Dari sini kita juga bisa memantau kondisi kesehatan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran ekonomi nelayan,” tuturnya.

Sementara itu, Rivan mengapresiasi perhatian yang diberikan Babinsa terhadap pelaku usaha kecil seperti dirinya.

Menurutnya, berbagai masukan yang diberikan menjadi pengingat penting untuk terus meningkatkan kualitas produksi.

“Kami senang karena Babinsa mau datang langsung melihat kondisi usaha kami. Masukan soal kebersihan dan keselamatan kerja tentu sangat bermanfaat,” katanya.

Rivan mengungkapkan, usahanya telah berjalan selama enam tahun dan mampu memproduksi sekitar 200 hingga 300 balok es per hari, tergantung permintaan pasar.

Untuk menjaga kualitas produk, air yang digunakan berasal dari jaringan PAM dan telah melalui proses penyaringan sebelum masuk ke tahap produksi.

Meski demikian, ia mengaku masih menghadapi sejumlah kendala, terutama gangguan pasokan listrik yang sewaktu-waktu terjadi.

“Kalau listrik padam, produksi tentu terganggu. Kami terpaksa menggunakan genset, sementara harga bahan bakarnya juga terus naik,” ujarnya. (CJ-01)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *