banner 728x250

Babinsa Koramil Tarempa Ingatkan Mekanik Bengkel Waspada Motor Bodong saat Komsos di Anambas

Foto:Soearanesia.com/CJ-01, Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna, Serda Dandang Suharyadi, menyambangi salah satu bengkel di Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (2/7/2026).

Soearanesia.com, Anambas – Bengkel sepeda motor bukan hanya tempat memperbaiki kendaraan, tetapi juga menjadi ruang berkumpul masyarakat.

Melihat kondisi tersebut, Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna, Serda Dandang Suharyadi, turun langsung menyambangi salah satu bengkel di Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (2/7/2026).

Kunjungan melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) itu dilakukan di Bengkel Maju Jaya Motor milik Adul yang berada di Jalan Soekarno Hatta.

Selain bersilaturahmi, Babinsa berdialog dengan pemilik bengkel, para mekanik, hingga pelanggan yang tengah menunggu kendaraan mereka diservis.

Menurut Serda Dandang, bengkel merupakan salah satu titik aktivitas masyarakat yang perlu tetap terjaga keamanan dan ketertibannya.

“Bengkel menjadi salah satu tempat warga berkumpul. Karena itu, kami ingin memastikan situasi tetap aman dan kondusif sekaligus mempererat silaturahmi dengan para pelaku usaha,” ujarnya.

Serda Dandang mengingatkan para mekanik agar selalu berhati-hati, terutama ketika menerima kendaraan bekas untuk diperbaiki maupun dalam transaksi jual beli sepeda motor.

Ia meminta setiap kendaraan dipastikan memiliki dokumen yang lengkap, seperti STNK dan BPKB, guna mengantisipasi peredaran kendaraan hasil tindak kejahatan.

“Periksa kelengkapan surat-surat kendaraan. Jika menemukan motor yang mencurigakan, nomor polisi tidak sesuai, atau tidak memiliki dokumen resmi, segera laporkan kepada Babinsa maupun pihak kepolisian,” tegasnya.

Tak hanya soal keamanan, Babinsa juga mengajak para mekanik menjaga ketertiban lingkungan bengkel.

Ia mengimbau agar bengkel tidak dijadikan tempat berkumpul anak-anak hingga larut malam serta memastikan limbah oli bekas dibuang sesuai aturan agar tidak mencemari lingkungan.

“Kalau bengkel aman dan tertib, masyarakat akan merasa nyaman datang untuk servis. Usaha juga berjalan lancar dan lingkungan tetap kondusif,” katanya.

Sementara itu pemilik bengkel, Adul menyampaikan sejumlah persoalan yang saat ini dihadapi.

Ia mengaku harga suku cadang terus mengalami kenaikan, sementara ketersediaan sparepart asli masih terbatas karena harus didatangkan dari luar Kabupaten Kepulauan Anambas.

Selain itu, ia juga mengungkapkan cukup banyak kendaraan pelanggan yang mengalami kerusakan mesin akibat diduga menggunakan bahan bakar oplosan.

Ia pun mengapresiasi perhatian yang diberikan Babinsa kepada pelaku usaha bengkel.

Menurutnya, edukasi mengenai kewaspadaan terhadap kendaraan tanpa dokumen menjadi pengingat penting bagi para mekanik.

“Kami akan lebih teliti saat menerima kendaraan, terutama memastikan kelengkapan surat-suratnya. Terima kasih atas masukannya karena ini sangat bermanfaat bagi kami,” ucapnya. (CJ-01)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *