banner 728x250

Babinsa Tarempa Kawal Penyaluran Pupuk Subsidi di Anambas, Cegah Penyimpangan

Foto:Soearanesia.com/CJ-01, Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna Koptu Pardenande Syahputra bersama Dinas Perikanan, Pertanian, dan Pangan (DP3) Kabupaten Kepulauan Anambas berkoordinasi soal penyaluran pupuk subsidi, Senin (6/7/2026).

Soearanesia.com, Anambas – Menjelang musim tanam, Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna bersama Dinas Perikanan, Pertanian, dan Pangan (DP3) Kabupaten Kepulauan Anambas memperkuat koordinasi untuk memastikan penyaluran pupuk subsidi berjalan tepat sasaran dan bebas dari penyimpangan.

Komunikasi Sosial (Komsos) yang digelar di Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Senin (6/7/2026), menjadi wadah membahas berbagai persoalan yang masih dihadapi petani, mulai dari ketersediaan pupuk hingga validitas data penerima subsidi.

Koptu Pardenande Syahputra, mengatakan pengawasan distribusi pupuk subsidi harus dilakukan bersama agar petani memperoleh haknya sesuai ketentuan.

“Komsos dengan Dinas Pertanian ini untuk memastikan pupuk subsidi tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat jumlah. Petani tidak boleh kesulitan saat membutuhkan pupuk,” ujar Koptu Pardenande.

Dalam pertemuan tersebut, Babinsa berdiskusi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sekaligus staf distribusi pupuk, Ade.

Sejumlah kendala turut menjadi perhatian, di antaranya pasokan pupuk Urea dan NPK dari distributor, data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang belum seluruhnya diperbarui, hingga potensi penyalahgunaan pupuk subsidi yang dijual kepada pihak nonpetani dengan harga di atas ketentuan.

Sebagai langkah antisipasi, Koptu Pardenande mengusulkan agar pendistribusian pupuk dikawal secara terpadu oleh Babinsa, PPL, dan perangkat desa.

Selain itu, jadwal pengambilan pupuk juga dinilai perlu diatur berdasarkan kelompok tani agar tidak terjadi antrean maupun penumpukan di kios.

“Kita awasi bersama. Kalau ada kios yang menjual di atas HET atau meminta persyaratan tambahan yang tidak sesuai aturan, segera laporkan. Babinsa siap membantu sosialisasi kepada petani di lapangan,” tegasnya.

Koptu Pardenande menambahkan, Babinsa memiliki peran sebagai penghubung antara TNI dengan instansi terkait dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Ketahanan pangan merupakan program nasional. Kelancaran distribusi pupuk subsidi menjadi salah satu kunci keberhasilan panen petani di Kabupaten Kepulauan Anambas,” ucapnya.

Sementara itu, Ade menyambut baik sinergi antara TNI dan Dinas Pertanian dalam mendukung kelancaran distribusi pupuk subsidi. Menurutnya, keterlibatan Babinsa di lapangan akan mempercepat proses pendataan sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan.

“Dengan Babinsa turun langsung ke kelompok tani, pendataan dan pengawasan menjadi lebih cepat. Target kami seluruh petani yang terdaftar dalam RDKK sudah menerima pupuk subsidi sebelum musim hujan,” katanya. (CJ-01)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *