banner 728x250

Cuaca Tak Menentu, Babinsa Koramil Tarempa Minta Nelayan Anambas Lebih Waspada

Foto:Soearanesia.com/CJ-01, Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna, Sertu Agung Sholihin, saat menyambangi Dermaga Nelayan Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, Selasa (7/7/2026).

Soearanesia.com, Anambas – Perubahan cuaca yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian aparat TNI di wilayah pesisir Kabupaten Kepulauan Anambas.

Melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos), Babinsa Koramil 02/Tarempa mengingatkan para nelayan agar tidak mengabaikan faktor keselamatan saat melaut, terutama di tengah musim pancaroba yang berpotensi memicu angin kencang dan gelombang tinggi.

Kegiatan tersebut dilakukan Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna, Sertu Agung Sholihin, saat menyambangi Dermaga Nelayan Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, Selasa (7/7/2026).

Di lokasi, ia berdialog dengan dua nelayan yang tengah memperbaiki jaring dan perahu sebelum kembali melaut.

Dalam pertemuan itu, Sertu Agung mengingatkan agar para nelayan selalu memantau informasi cuaca sebelum berangkat ke laut.

Menurutnya, kondisi cuaca saat musim pancaroba dapat berubah dalam waktu singkat sehingga membutuhkan kewaspadaan lebih.

“Kita sudah masuk musim pancaroba. Cuaca bisa tiba-tiba berubah, gelombang tinggi dan angin kencang. Keselamatan nelayan nomor satu,” kata Sertu Agung Sholihin.

Ia juga mengimbau nelayan melengkapi perlengkapan keselamatan, seperti jaket pelampung, pelampung penyelamat, hingga radio komunikasi.

Selain itu, nelayan diminta tidak memaksakan diri melaut apabila prakiraan cuaca menunjukkan kondisi yang kurang bersahabat.

Tak hanya itu, Sertu Agung mengingatkan pentingnya melapor kepada ketua kelompok nelayan maupun perangkat desa sebelum berangkat melaut.

Pendataan jumlah anak buah kapal (ABK) serta perkiraan waktu kembali dinilai penting untuk memudahkan proses pencarian apabila terjadi keadaan darurat di laut.

“Kalau di tengah laut tiba-tiba hujan lebat dan gelombang naik, segera cari tempat berlindung terdekat. Jangan paksakan cari ikan. Nyawa lebih penting dari hasil tangkapan,” tegasnya.

Imbauan tersebut mendapat respons positif dari para nelayan. Jupri, salah seorang nelayan setempat, mengaku kondisi cuaca memang mulai berubah dalam beberapa hari terakhir sehingga para nelayan harus lebih berhati-hati.

“Terima kasih Pak Babinsa sudah mengingatkan. Memang dua hari ini angin cukup kencang dan hujan mulai sering turun. Kami akan lebih berhati-hati dan selalu mengecek cuaca sebelum melaut,” ujarnya.

Usai berdialog, Babinsa turut membantu para nelayan memeriksa kelengkapan alat keselamatan yang tersedia di atas kapal sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan para pencari nafkah di wilayah pesisir. (CJ-01)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *