Soearanesia.com, Anambas – Cuaca panas dan kondisi lahan yang mulai mengering membuat kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kepulauan Anambas perlu ditingkatkan.
Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna, Sertu Ganda Fitrianto, mengingatkan warga Desa Tarempa Barat Daya, Kecamatan Siantan, agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar.
Imbauan itu disampaikan Sertu Ganda saat menyambangi wilayah binaannya, Minggu (30/8/2026).
Ia berdialog dengan warga, salah satunya Samidar, untuk mengedukasi terkait bahaya Karhutla, terutama ketika cuaca panas dan kering.
Menurut Sertu Ganda, pembakaran lahan dalam kondisi tersebut berisiko membuat api cepat menjalar.
Jika tidak segera dikendalikan, kebakaran dapat meluas dan mengancam kawasan di sekitarnya.
“Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Kami akan terus mengajak dan mengingatkan masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Sertu Ganda Fitrianto.
Ia juga meminta masyarakat tidak hanya waspada saat muncul titik api, tetapi ikut menjaga lingkungan sejak awal.
Aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran perlu dihindari, sementara kondisi yang mencurigakan sebaiknya segera dilaporkan.
Kegiatan tersebut berlangsung mulai sekitar pukul 10.55 WIB. Selain menjadi bagian dari pemantauan wilayah, kunjungan itu dimanfaatkan Babinsa untuk mempererat komunikasi dengan masyarakat.
Sertu Ganda berharap kepedulian warga terhadap lingkungan terus tumbuh sehingga potensi Karhutla dapat dicegah sejak dini.
Langkah pencegahan seperti ini menjadi penting mengingat Anambas tengah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi Karhutla.
Polres Kepulauan Anambas sebelumnya juga melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, BPBD, Damkar, Basarnas dan masyarakat dalam upaya pencegahan serta penanganan kebakaran. (CJ-01)









