Soearanesia.com, Anambas – Ancaman kekeringan, kabut asap dan kebakaran menjadi perhatian di Kabupaten Kepulauan Anambas saat musim kemarau berlangsung.
Untuk mengantisipasi dampaknya terhadap masyarakat, Babinsa Koramil 02/Tarempa memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna, Kopda Lindo Nasyafri, membahas sejumlah langkah antisipasi tersebut saat melakukan komunikasi sosial (Komsos) bersama personel BPBD di Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, Minggu (6/9/2026).
Pertemuan itu tidak hanya membahas kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, tetapi juga kebutuhan masyarakat yang bisa muncul akibat kondisi cuaca kering.
Salah satu perhatian utama adalah ketersediaan air bersih bagi warga.
Kopda Lindo mengatakan koordinasi antarpihak diperlukan agar distribusi air bersih dapat dilakukan lebih cepat apabila ada masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan pasokan air.
“Koordinasi dan kepedulian bersama sangat diperlukan, terutama dalam menghadapi kondisi musim kemarau dan dampak kabut asap. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan setiap permasalahan di wilayah dapat ditangani secara cepat dan tepat,” ujar Kopda Lindo.
Selain persoalan air bersih, ia mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap yang dapat menurunkan kualitas udara dan berdampak pada kesehatan masyarakat.
Warga diharapkan menggunakan masker ketika berada di luar rumah serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara mulai terganggu oleh asap.
Kopda Lindo juga mengajak personel BPBD bersama unsur terkait untuk memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kebakaran permukiman.
Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah kebakaran meluas.
Komunikasi antara Babinsa dan BPBD dinilai penting karena kedua unsur tersebut berada dekat dengan masyarakat dan dapat menjadi bagian dari respons awal ketika terjadi persoalan di wilayah.
Melalui koordinasi yang dilakukan secara rutin, potensi gangguan akibat musim kemarau diharapkan dapat diketahui lebih dini sehingga langkah penanganan tidak harus menunggu sampai kondisi memburuk.
Kegiatan Komsos tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembinaan teritorial Babinsa untuk menjaga komunikasi dengan berbagai unsur di wilayah binaan, terutama dalam menghadapi persoalan yang berkaitan dengan keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat. (CJ-01)









