banner 728x250

Cuaca Anambas Besok Kamis 19 Maret 2026, Cerah Berawan dan Gelombang Rendah

Foto:Soearanesia.com/istimewa Kepala Stasiun Meteorologi Tarempa, Samuel Sutanto Sidauruk menjelaskan, prakiraan kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (18/3/2026)

Soearanesia.com, Anambas – Cuaca di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), diprakirakan cerah berawan hingga berawan sepanjang Kamis (19/3/2026).

Prakiraan tersebut disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Tarempa.

Kondisi cuaca di wilayah Anambas saat ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor atmosfer di kawasan Kepulauan Riau dan perairan sekitarnya.

Kepala Stasiun Meteorologi Tarempa, Samuel Sutanto Sidauruk menjelaskan, bahwa kelembapan udara di lapisan atas tergolong relatif kering, sehingga pertumbuhan awan hujan menjadi terbatas.

“Kelembapan udara atas relatif kering, sehingga pertumbuhan awan konvektif di wilayah Kepulauan Anambas cenderung berkurang,” ujarnya, dalam keterangan diterima, Rabu (18/3/2026).

Ia menambahkan, kondisi labilitas atmosfer secara umum berada pada kategori lemah hingga moderat, sehingga belum cukup kuat untuk mendukung terbentuknya awan konvektif secara signifikan.

“Labilitas atmosfer berada pada kategori lemah hingga moderat, sehingga kurang mendukung pertumbuhan awan konvektif di wilayah Kepulauan Anambas,” jelasnya.

Secara umum, BMKG memprakirakan kondisi cuaca di Anambas pada pagi hingga dini hari berada pada kategori cerah berawan hingga berawan.

Sementara itu, angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan berkisar 4 hingga 16 kilometer per jam.

Untuk suhu udara, diperkirakan berada pada kisaran 24 hingga 29 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara antara 69 hingga 93 persen.

Di wilayah perairan, tinggi gelombang di perairan utara maupun selatan Kepulauan Anambas diprediksi masih dalam kategori rendah, yakni berkisar 0,5 hingga 1,25 meter.

Di perairan utara, angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan sekitar 5–10 kilometer per jam, disertai potensi awan tebal.

Sementara itu, di perairan selatan Anambas, gelombang juga berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter dengan angin dari arah timur laut berkisar 6–10 kilometer per jam.

Meski demikian, BMKG tetap mengingatkan adanya potensi peningkatan tinggi gelombang di sejumlah wilayah perairan.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk mewaspadai potensi gelombang kategori sedang, yakni 1,25 hingga 2,5 meter, serta potensi angin kencang di wilayah perairan Kepulauan Anambas dan Natuna,” tegas Samuel. (CJ-01)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *