banner 728x250

Babinsa Tarempa Dorong Peternak Ayam Petelur, Targetkan Kemandirian Pangan Anambas

Foto:Soearanesia.com/istimewa, Babinsa Koramil 02/Tarempa, Kodim 0318/Natuna, Sertu Sholihin saat mengunjungi peternakan ayam petelur milik warga di Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (26/03/2026).

Soearanesia.com, Anambas – Upaya pemerintah dalam memperkuat program ketahanan pangan terus mendapat dukungan dari aparat teritorial di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Babinsa Koramil 02/Tarempa, Kodim 0318/Natuna, Sertu Sholihin, turut aktif mendorong pengembangan sektor peternakan lokal.

Hal itu terlihat saat Sertu Sholihin menyambangi peternakan ayam petelur milik warga di Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (26/03/2026).

Dalam kunjungannya, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya berfokus pada satu sektor, melainkan siap mendukung berbagai bidang demi keberhasilan program ketahanan pangan.

“Tidak fokus hanya satu bidang saja, tetapi semua sektor yang mendukung ketahanan pangan akan kami ikuti,” ujar Sertu Sholihin.

Ia menilai usaha peternakan ayam petelur yang dijalankan oleh Angga memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terutama dalam memenuhi kebutuhan telur masyarakat di wilayah Tarempa.

“Peternakan ini sangat bagus. Harapan kita, ke depan kebutuhan telur masyarakat bisa dipenuhi dari produsen lokal, tidak bergantung dari luar daerah,” katanya.

Sertu Sholihin juga mendorong agar usaha tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk mulai mengembangkan usaha serupa, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

“Usaha ini sangat baik dan bisa menjadi contoh bagi warga lain untuk memulai usaha yang mendukung ketahanan pangan,” tambahnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kandang serta memperhatikan pola pakan ternak guna meningkatkan produktivitas telur.

“Jaga kebersihan kandang dan perhatikan pola pakan, karena itu sangat berpengaruh terhadap produksi telur,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti pemanfaatan limbah peternakan, seperti kotoran ayam, yang dapat diolah menjadi pupuk organik.

“Kotoran ayam bisa dimanfaatkan sebagai kompos untuk tanaman. Jadi tidak hanya telur, tetapi limbahnya juga memiliki nilai manfaat,” jelasnya.

Menurutnya, masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan harus mampu berinovasi dan memanfaatkan potensi yang ada untuk memenuhi kebutuhan pokok secara mandiri.

“Kita yang tinggal di daerah kepulauan harus inovatif. Harapannya ke depan beberapa komoditas bisa benar-benar mandiri,” ujarnya.

Sementara itu, Angga selaku pemilik usaha mengaku sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian dari Babinsa.

“Apa yang disampaikan Pak Babinsa sangat menginspirasi dan memotivasi saya untuk terus mengembangkan usaha ini,” ungkapnya.

Ia juga berkomitmen untuk memaksimalkan potensi peternakannya, baik dari produksi telur maupun pemanfaatan kotoran ayam sebagai kompos.

“Saya akan memaksimalkan produksi telur sekaligus memanfaatkan kotoran ayam sebagai kompos agar usaha ini lebih bernilai dan berkelanjutan,” pungkasnya. (CJ-01)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *