banner 728x250

Letjen TNI Kunto Arief Wibowo Pimpin Apel Siaga Bencana Gempa dan Tsunami di Bengkulu

Foto:Soearanesia.com/Pen Kogabwilhan I Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Letjen TNI Kunto Arief Wibowo bersama sejumlah pihak memastikan kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi antarinstansi di Kota Bengkulu, Jumat (17/4/2026).

Soearanesia.com, Bengkulu – Ancaman gempa bumi dan tsunami yang berpotensi terjadi di wilayah Bengkulu membuat kesiapsiagaan seluruh unsur terus diperkuat.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Letjen TNI Kunto Arief Wibowo memimpin langsung apel siaga bencana di Pantai MD Land, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya memastikan kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi antarinstansi jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam.

Dalam arahannya, Kunto menegaskan bahwa apel siaga bukan karena mengharapkan bencana datang, melainkan bentuk tanggung jawab untuk menghadapi segala kemungkinan.

“Apel ini bukan berarti kita menginginkan adanya bencana, tetapi untuk memastikan semua unsur siap dalam penanganan. Lebih baik siap tidak ada bencana daripada tidak siap ketika menghadapi bencana,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima.

Apel kesiapsiagaan itu diikuti unsur TNI, pemerintah daerah, aparat penanganan darurat, relawan, hingga masyarakat sekitar.

Selain apel, peserta juga menjalani simulasi evakuasi dan penanganan korban sebagai bagian dari latihan terpadu.

Komandan Korem 041/Garuda Emas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto mengatakan Bengkulu termasuk daerah yang memiliki risiko bencana gempa dan tsunami, sehingga langkah antisipasi harus terus dilakukan.

“Kita berharap tidak ada bencana di Bengkulu, tetapi kita wajib siaga dalam setiap kemungkinan, termasuk skenario terburuk,” katanya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0407/KB Kolonel Inf Condro Edi Wibowo selaku komandan apel menilai keterlibatan masyarakat menjadi unsur penting dalam mitigasi bencana.

“Dalam apel siaga ini, kita juga melibatkan masyarakat dan pelajar. Tujuannya agar semua pihak memiliki kesiapan ketika berhadapan dengan bencana, meskipun kita tidak berharap hal itu terjadi,” jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, kesiapan menghadapi ancaman bencana di Bengkulu diharapkan semakin matang, sehingga dampak yang ditimbulkan dapat ditekan semaksimal mungkin. (CJ-01)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *