Soearanesia.com, Anambas – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0318/Natuna resmi ditutup di Lapangan Sepak Bola Desa Bayat, Kecamatan Siantan Utara, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (21/5/2026).
Penutupan program tersebut dipimpin langsung oleh Irdam XIX/Tuanku Tambusai, Brigjen TNI Totok Sutriono.
Selama hampir satu bulan pelaksanaan, seluruh sasaran fisik maupun nonfisik TMMD di wilayah Kepulauan Anambas berhasil diselesaikan 100 persen.
TMMD kali ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga menyentuh berbagai sektor penting lainnya, mulai dari ketahanan pangan, pendidikan, penghijauan lingkungan hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dalam kesempatan itu, Brigjen TNI Totok Sutriono membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Kasad menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan program TMMD, terutama pemerintah daerah yang memberikan dukungan melalui APBD.
“Pada kesempatan yang baik ini saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tulus kepada para kepala daerah yang telah menyelaraskan visi melalui dukungan APBD di masing-masing daerah untuk mendukung kelancaran program TMMD,” ujar Totok saat membacakan amanat Kasad.
Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi fondasi utama keberhasilan program TMMD di berbagai wilayah Indonesia.
“Kolaborasi ini adalah kunci utama yang memastikan kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan,” katanya.
Kasad juga menyampaikan penghargaan kepada prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD, pemerintah daerah, mitra TNI AD, masyarakat hingga insan media yang ikut mendukung jalannya program.
“Terima kasih juga atas kerja keras dan semangat gotong royong yang telah saudara-saudara curahkan. Keberadaan program ini merupakan buah dari kemanunggalan dan sinergi tanpa batas dalam mewujudkan kehadiran negara untuk rakyat,” lanjutnya.
Pelaksanaan TMMD ke-128 berlangsung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026. Dalam kurun waktu tersebut, berbagai sasaran fisik dan nonfisik berhasil dituntaskan sesuai kebutuhan masyarakat desa.
Program unggulan TNI Angkatan Darat juga turut diintegrasikan dalam TMMD kali ini, seperti pembangunan jembatan, pembuatan titik air bersih melalui program TNI AD Manunggal Air, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan sanitasi dan MCK, serta percepatan penurunan angka stunting.
Selain itu, program penghijauan melalui penanaman pohon dan pembersihan fasilitas umum juga menjadi bagian dari kegiatan TMMD di Kepulauan Anambas.
Tak hanya pembangunan fisik, TMMD juga memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai penyuluhan, sosialisasi, dan pembekalan keterampilan kepada masyarakat.
Kasad menegaskan, pelaksanaan TMMD secara serentak di 47 kabupaten/kota merupakan bentuk nyata dukungan TNI AD terhadap percepatan pembangunan nasional.
“Semangat gotong royong dan sinergi yang telah terjalin erat selama pelaksanaan TMMD tidak berhenti sampai di sini. Mari kita pelihara, rawat, dan tumbuh kembangkan terus semangat gotong royong tersebut sebagai modal utama dalam melanjutkan pembangunan secara mandiri dan berkelanjutan,” tutupnya. (CJ-01)









