banner 728x250

Babinsa Tarempa Cek Kesiapan Damkar di Tengah Cuaca Panas, Antisipasi Kebakaran di Anambas

Foto:Soearanesia.com/istimewa, Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna, Koptu Pardenande Saputra, mendatangi Pos Pemadam Kebakaran guna mengecek peralatan dan kesiapan petugas, Minggu (29/3/2026).

Soearanesia.com, Anambas – Cuaca panas yang melanda Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendorong aparat kewilayahan bergerak cepat mengantisipasi risiko kebakaran.

Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna, Koptu Pardenande Saputra, turun langsung mengecek kesiapan petugas dan peralatan pemadam kebakaran, Minggu (29/3/2026).

Ia mendatangi Pos Pemadam Kebakaran di Kelurahan Tarempa dan langsung berkoordinasi dengan petugas jaga.

Pardenande menilai kesiapan lintas sektor menjadi kunci utama dalam mencegah dan menangani kebakaran sejak dini.

“Sinergitas lintas sektoral diperlukan untuk mencapai tujuan yang sama. Kesiapan operasional, peralatan, perlengkapan, serta sumber daya manusia sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Dalam pengecekan tersebut, Pardenande tidak hanya berdialog, tetapi juga meninjau langsung kondisi peralatan Damkar.

Ia meminta petugas rutin memeriksa dan menguji perlengkapan agar selalu siap pakai.

“Peralatan harus rutin dicek dan sesekali diuji sesuai fungsinya, sehingga benar-benar siap digunakan saat dibutuhkan,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa ancaman kebakaran di Tarempa tidak hanya berasal dari hutan dan lahan, tetapi juga dari kawasan permukiman.

Menurutnya, kondisi permukiman padat dengan sebagian bangunan berbahan kayu meningkatkan potensi kebakaran.

“Kita jangan hanya fokus pada satu ancaman. Kebakaran pemukiman juga harus diantisipasi, apalagi di daerah padat dan banyak rumah berbahan kayu,” tegasnya.

Selain itu, ia mendorong petugas untuk memetakan sumber-sumber air terdekat sebagai langkah antisipasi saat proses pemadaman berlangsung.

“Kita harus membangun komunikasi dengan semua sektor dan mencari sumber air terdekat. Jadi saat terjadi kebakaran, kita sudah punya alternatif yang bisa langsung digunakan,” jelasnya.

Pardenande juga menegaskan kesiapan Babinsa untuk terlibat langsung membantu pemadaman jika diperlukan.

Ia menekankan pentingnya menghilangkan ego sektoral dalam penanganan bencana.

“Kami siap mendukung tugas pemadaman di mana dan kapan saja. Yang penting komunikasi terus terjalin dan tidak ada ego sektoral,” tuturnya.

Ia turut menyoroti tantangan wilayah kepulauan yang membuat penanganan kebakaran tidak selalu mudah, terutama bagi warga di pulau-pulau terpisah.

“Kita harus memikirkan bagaimana warga di pulau-pulau tetap aman dari bahaya kebakaran. Rentang kendali yang jauh dan keterbatasan transportasi menjadi tantangan, sehingga perlu solusi dan alternatif yang tepat,” pungkasnya. (CJ-01)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *