Soearanesia.com, Anambas – Warga Desa Temburun, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, memadati Balai Desa saat agenda pencabutan nomor urut calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) digelar, Kamis (16/4/2026).
Suasana yang awalnya terasa tegang, perlahan berubah menjadi semarak.
Sorak dukungan terdengar ketika para kandidat satu per satu menunjukkan nomor urut yang mereka peroleh di hadapan masyarakat.
Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna, Sertu Sholihin, tampak hadir mengawal jalannya kegiatan.
Ia memastikan proses berlangsung aman sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas.
Menurutnya, tahapan pencabutan nomor urut bukan sekadar prosedur administratif, tetapi menjadi awal dari proses demokrasi di tingkat desa.
“Saya melihat antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Tapi saya ingatkan, nomor urut itu hanya simbol. Yang utama adalah menjaga kerukunan dan silaturahmi, meskipun nantinya berbeda pilihan,” kata Sertu Sholihin.
Ia kembali menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan.
“Jangan sampai karena perbedaan pilihan, kita jadi terpecah. Desa ini milik kita bersama, jadi harus kita jaga bersama juga,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan kontestasi ini sebagai ajang adu gagasan, bukan ajang konflik.
“Silakan berkompetisi dengan sehat, sampaikan program terbaik kepada masyarakat. Tapi tetap utamakan persaudaraan,” tegasnya.
Dengan pengawalan aparat yang dilakukan secara humanis, diharapkan seluruh tahapan pemilihan BPD di Desa Temburun dapat berjalan aman dan lancar.
Acara kemudian ditutup dengan suasana penuh keakraban.
Para calon terlihat saling berjabat tangan dan berfoto bersama sebagai tanda komitmen untuk berkompetisi secara sehat demi kemajuan desa. (CJ-01)









