banner 728x250

Babinsa Tarempa Temui Nelayan di Dermaga, Dengarkan Keluhan Solar hingga Cuaca Ekstrem

Foto:Soearanesia.com/CJ-01, Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna, Serda Dandang Suharyadi, berdialog dengan para nelayan di Dermaga Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Senin (29/6/2026)

Soearanesia.com, Anambas – Aktivitas di Dermaga Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Senin (29/6/2026), tampak lebih ramai dari biasanya.

Sejumlah nelayan baru saja merapat usai semalaman melaut dengan membawa hasil tangkapan berupa ikan kerapu, ikan selar, hingga cumi-cumi.

Di tengah kesibukan membongkar hasil tangkapan, Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna, Serda Dandang Suharyadi, menyempatkan diri berdialog langsung dengan para nelayan.

Kegiatan komunikasi sosial (Komsos) itu menjadi momen untuk mengetahui kondisi para nelayan sekaligus mendengar berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan.

Sambil melihat hasil tangkapan milik Dedi dan rekan-rekannya, Serda Dandang menanyakan kondisi cuaca di laut, hasil tangkapan, hingga keselamatan selama melaut.

“Komsos dengan nelayan untuk memantau hasil laut dan kondisi keselamatan saat melaut. Nelayan merupakan ujung tombak ketahanan pangan di wilayah kepulauan,” kata Serda Dandang.

Dalam perbincangan tersebut, para nelayan mengaku hasil tangkapan kali ini cukup memuaskan.
Harga jual ikan di tingkat pengepul juga masih relatif stabil.

Namun, mereka masih menghadapi sejumlah kendala, mulai dari sulitnya memperoleh solar bersubsidi, jaring yang mulai rusak, hingga kondisi cuaca di perairan Anambas yang mulai tidak menentu menjelang musim barat.

Serda Dandang mengingatkan agar para nelayan tidak mengabaikan faktor keselamatan saat melaut.

Ia meminta setiap nelayan memastikan kondisi mesin kapal tetap prima, membawa pelampung dan radio komunikasi (HT), serta tidak memaksakan diri berlayar ketika gelombang sedang tinggi.

“Ikan bisa dicari besok. Nyawa tidak ada gantinya. Pulang dengan selamat itu yang paling utama,” pesannya.

Selain mengingatkan soal keselamatan, Babinsa juga mengajak para nelayan ikut menjaga keamanan wilayah perairan.

Ia meminta nelayan segera melapor apabila menemukan kapal asing yang mencurigakan, praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak, maupun penggunaan alat tangkap yang dilarang.

Tak hanya itu, para nelayan juga diimbau menjaga kelestarian laut dengan tidak membuang sampah plastik ke perairan.

Serda Dandang mengatakan pihaknya akan membantu mengoordinasikan aspirasi nelayan kepada Dinas Perikanan, terutama terkait kebutuhan bantuan jaring dan ketersediaan solar bersubsidi.

“Nanti saya bantu koordinasi ke Dinas Perikanan soal bantuan jaring dan solar nelayan. Kalau diajukan melalui kelompok, biasanya prosesnya akan lebih mudah,” ujarnya.

Perhatian yang diberikan Babinsa mendapat apresiasi dari para nelayan. Salah seorang nelayan, Junaidi, mengaku kehadiran Babinsa membuat mereka merasa diperhatikan.

“Senang ada Pak Babinsa yang datang menanyakan kabar kami sekaligus mengingatkan soal keselamatan. Kami jadi lebih tenang saat melaut,” katanya.

Bagi Serda Dandang, komunikasi langsung dengan nelayan menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas kewilayahan.

Melalui dialog, Babinsa dapat mengetahui kondisi riil masyarakat pesisir, mulai dari perkembangan hasil tangkapan, harga ikan, hingga berbagai persoalan yang terjadi di laut.

“Informasi dari nelayan menjadi bahan bagi kami untuk dilaporkan ke komando atas sekaligus dikoordinasikan dengan instansi terkait apabila ada permasalahan yang membutuhkan tindak lanjut,” tutupnya. (CJ-01)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *