Soearanesia.com, Anambas – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, arus mudik di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai meningkat.
Aparat TNI dari Koramil 02/Tarempa, Kodim 0318/Natuna turun langsung ke pelabuhan guna memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang kapal feri.
Sebagai daerah kepulauan, transportasi laut menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian menuju kampung halaman.
Kapal feri yang melayani rute Tarempa-Letung-Batam-Tanjungpinang menjadi salah satu moda transportasi yang mengalami lonjakan penumpang.
Babinsa Koramil 02/Tarempa, Sertu M. Idris Hasibuan mengatakan, pengamanan dilakukan saat keberangkatan kapal feri MV Seven Star Island pada Selasa (17/3/2026).
“Kami bersinergi dengan unsur terkait untuk memastikan seluruh penumpang yang akan berangkat menuju Letung, Batam, dan Tanjungpinang dapat naik ke kapal dengan aman dan nyaman,” ujar Idris.
Ia menegaskan, pengawasan tidak hanya dilakukan pada saat keberangkatan, tetapi juga selama periode mudik hingga arus balik Lebaran.
Hal ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan penumpang serta potensi gangguan keamanan dan keselamatan.
“Selama masa mudik Idulfitri hingga arus balik nanti, kami akan terus memantau pergerakan masyarakat, baik yang masuk maupun keluar dari Tarempa. Ini merupakan bagian dari tugas kami dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP),” katanya.
Di lapangan, Sertu Idris bersama Kopda Indra Lesmana terlihat aktif membantu proses penertiban penumpang.
Keduanya juga turut membantu mengangkat barang bawaan penumpang untuk mempercepat proses naik ke kapal.
Kopda Indra Lesmana menanbahkan, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebatas melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan bantuan nyata kepada warga.
“Sebagai satuan kewilayahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, kami berupaya hadir dan membantu setiap kebutuhan warga. Termasuk membantu para pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman,” ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga mengingatkan penumpang agar mematuhi aturan pelayaran, terutama terkait kelengkapan tiket dan data manifest.
“Kami mengimbau seluruh penumpang untuk memastikan tiket sudah lengkap. Hal ini penting untuk pendataan manifest penumpang. Jangan memaksakan diri naik kapal tanpa prosedur, karena keselamatan adalah prioritas utama,” tegas Indra.
Pengamanan yang dilakukan aparat gabungan ini diharapkan dapat menciptakan situasi mudik yang aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga dengan rasa nyaman. (CJ-01)









