Soearanesia.com, Anambas – Menghadapi datangnya musim angin barat yang identik dengan cuaca ekstrem dan gelombang tinggi, Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna memperkuat koordinasi dengan personel Pos SAR Anambas.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan penanganan bencana di wilayah pesisir Kabupaten Kepulauan Anambas.
Komunikasi Sosial (Komsos) tersebut dilaksanakan oleh Babinsa Desa Pesisir Timur, Sertu M. Idris Hasibuan, bersama tiga personel Pos SAR Anambas di Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, Rabu (1/7/2026).
Pertemuan berlangsung santai namun sarat pembahasan strategis.
Keduanya menyamakan langkah menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, mulai dari angin kencang, gelombang tinggi, banjir rob, hingga kemungkinan kecelakaan kapal di perairan Anambas.
Selain itu, dilakukan pemetaan wilayah rawan bencana serta pembahasan skema evakuasi bagi masyarakat pesisir.
“Komsos ini kami lakukan untuk menyamakan langkah. Babinsa berada di desa, sementara SAR bertugas di laut maupun di darat. Kalau sewaktu-waktu terjadi bencana, kita harus bergerak cepat dalam satu komando,” kata Sertu M. Idris Hasibuan.
Menurutnya, koordinasi yang terjalin sejak dini menjadi modal penting agar penanganan keadaan darurat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terarah.
Dalam diskusi tersebut, Babinsa juga mengingatkan pentingnya memberikan prioritas kepada kelompok rentan, seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, serta anak-anak ketika proses evakuasi dilakukan.
Selain memperkuat koordinasi antarinstansi, Babinsa juga mengimbau masyarakat pesisir agar meningkatkan kesiapsiagaan secara mandiri.
Warga diminta menyiapkan tas siaga bencana yang berisi perlengkapan darurat, menyimpan dokumen penting di tempat yang aman, serta mengetahui titik kumpul evakuasi di lingkungan masing-masing.
“Musim barat sudah semakin dekat. Lebih baik kita siap dari sekarang daripada panik ketika bencana benar-benar terjadi,” tutur Idris.
Ia menegaskan, sinergi antara TNI dan SAR menjadi salah satu kunci utama dalam mempercepat respons penanganan bencana, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
“Kami berharap koordinasi seperti ini terus dilakukan sehingga setiap potensi bencana dapat diantisipasi lebih awal dan masyarakat merasa lebih aman,” ucapnya.
Sementara itu, personel Pos SAR Anambas, Ferdi, mengapresiasi keaktifan Babinsa yang selama ini aktif membangun komunikasi dengan masyarakat dan cepat menyampaikan informasi dari lapangan.
“Informasi dari Babinsa selalu cepat dan akurat. Masyarakat juga lebih mudah menerima imbauan jika disampaikan bersama oleh TNI dan SAR,” ujarnya. (CJ-01)









